Slot Online Bola Online Judi Bola Agen Tembak Ikan Online Slot Online Terbaik Asia Poker Ion Casino Agen Judi Online Agen Sbobet Bola Agen Judi Bola Sbobet Agen Sbobet Casino Agen joker123

Berikut Adalah Skuad Termuda di Liga Top Eropa Musim 2021 & 2022

Berikut Adalah Skuad Termuda di Liga Top Eropa Musim 2021 & 2022

Berikut Adalah Skuad Termuda di Liga Top Eropa Musim 2021 & 2022 – Liga top Eropa sudah merampungkan musim 2020 / 2021. Atletico Madrid  menjadi salah satu klub yang tampil mengejutkan dengan berhasil menghentikan hegemoni Barcelona dan Real Madrid.

Musim ini, Atletico berhasil keluar sebagai juara La Liga dengan torehan 86 poin dari 38 laga. Real Madrid berada di urutan kedua dengan 84 poin sementara Barcelona di posisi ketiga dengan 79 poin. Musim lalu AC Milan menjadi skuad termuda di Eropa dengan rata-rata usia 23,6 tahun. Luar biasanya, musim itu Rossoneri finis sebagai runner up Serie A.

Musim ini, skuad termuda berganti seiring dengan aktifitas transfer klub-klub Eropa di musim panas kemarin. Untuk klub yang sedang membangun kekuatan di masa depan, skuad muda bertalenta adalah investasi untuk jangka panjang.

1. AS Monaco
5 Skuad Termuda di Liga Top Eropa Musim 2021/22, Apa Saja?

Skuad termuda di Eropa musim ini dipegang oleh klub asal Ligue 1, AS Monaco. Mereka memiliki pemain dengan rata-rata usia 24,47 tahun. Musim lalu mereka berada di urutan kelima. Cesc Fabregas menjadi pemain tertua di dalam tim asuhan Niko Kovac tersebut dengan usia 34 tahun, sedangkan pemain termuda berusia 19 tahun, Chrislain Matsima dan Eliot Matazo.

Dengan skuad mudanya ini, Kovac berhasil membawa AS Monaco finis di peringkat ke-3 musim lalu. Sementara itu, musim ini mereka bertengger di peringkat 6 dari 9 laga Ligue 1 yang telah berjalan, terpaut 10 angka dari PSG.

2. Marseille
5 Skuad Termuda di Liga Top Eropa Musim 2021/22, Apa Saja?

Peringkat kedua pemain termuda musim ini dipegang klub Prancis lainnya, Marseille. Anak asuh Jorge Sampaoli ini memiliki rata-rata usia 24,7 tahun. Mereka hanya memiliki tiga pemain yang berusia kepala tiga, Dimitri Payet (34 tahun), Steve Mandanda (36 tahun), dan Alvaro Gonzalez (31 tahun).

Performa mereka musim ini pun cukup mengesankan. Marseille berada di peringkat ke-5 hingga pekan ke-9 dengan rincian 4 kemenangan, 2 kali imbang, dan 2 kali kalah serta memiliki 1 laga tunda. Di antara deretan pemain muda ini, Boubacar Kamara menjadi talenta yang menjanjikan. Namanya bahkan dikaitkan dengan ketertarikan AC Milan dan Juventus.

3. FC Empoli
5 Skuad Termuda di Liga Top Eropa Musim 2021/22, Apa Saja?

Secara mengejutkan klub promosi Serie A, FC Empoli, berada di urutan ketiga dalam daftar ini. Musim lalu mereka keluar sebagai juara Serie B setelah terdegradasi pada musim 2018/19. Skuad Empoli memiliki rata-rata usia 24,71 tahun dan tampil mengesankan di musim ini.

Anak asuh Aurelio Andreazzoli ini menempati peringkat ke-10 dengan raihan 4 kemenangan dan 3 kekalahan. Satu kemenangan di antaranya diraih kala mengalahkan Juventus 0-1 di Allianz Stadium.

4. Stuttgart – 24,72 tahun
5 Skuad Termuda di Liga Top Eropa Musim 2021/22, Apa Saja?

VFB Stuttgart menjadi klub Jerman dengan skuad termuda di musim ini. Sepanjang sejarah klub, mereka pernah menjuarai Bundesliga sebanyak 5 kali dan yang terakhir kali terjadi pada musim 2006/2007. Namun, sedekade terakhir performa klub mengalami penurunan yang signifikan.

Pada musim 2015/16, mereka bahkan harus terdegradasi sebelum kembali ke kasta tertinggi dua musim berikutnya. Kini, dengan skuad mudanya, klub sedang membangun kembali kejayaannya. Meski belum berbuah, mereka masih dalam treknya. Saat ini Stuttgart berada di peringkat ke-12 klasemen Bundesliga.

5. Bayer Leverkusen – 24,75 tahun
5 Skuad Termuda di Liga Top Eropa Musim 2021/22, Apa Saja?

Bayer Leverkusen menjadi klub kelima dengan skuad termuda musim ini. Hebatnya, mereka tampil luar biasa di Bundesliga dengan menempati posisi kedua sementara, menyamai angka Bayern Munchen. Winger 18 tahun, Florian Wirtz menjadi fenomena musim ini dengan tampil fantastis.

Dia telah mengoleksi 4 gol dan 5 assist dari 6 laga Bundesliga di musim ini. Lewat duetnya dengan Patrick Schick, Bayer Leverkusen menjadi kandidat terkuat untuk mematahkan dominasi Bayern Munchen yang telah berjalan 9 musim. Die Bayer memiliki rata-rata usia skuad 24,75 tahun.

Keunggulan dari skuad muda adalah agresivitas dan fisik mereka yang tak kenal lelah. Meski dinilai kurang dalam pengalaman, seiring waktu mereka akan terus berkembang. Mereka pun bisa menjadi proyek jangka panjang klub dalam membangun skuad yang lebih mumpuni dengan budget yang ekonomis.

Atletico Madrid harus menunggu hingga laga terakhir untuk memastikan gelar juara musim ini. Real Madrid yang terus mengejar akhirnya gagal melewati perolehan poin tim sekota itu setelah pada pertandingan terakhir sama-sama merebut tiga poin. Real Madrid menang 2-1 atas Villarreal, sementara Atletico berhasil menekuk Valladolid juga dengan skor yang sama, Sabtu, 22 Mei 2021.

Ini merupakan gelar La Liga pertama bagi Atletico sejak musim 2013/2014 yang lalu. Kiprah mengejutkan lainnya ditunjukkan oleh klub Lille yang berhasil menjuarai Ligue 1. Tanpa kehadiran banyak bintang, Lille berhasil memenangkan persaingan dengan tim ibu kota, PSG.

Lille berhasil finis di urutan pertama dengan koleksi 83 poin atau terpaut 1 poin dari PSG. Hasil ini sekaligus menghentikan hegemoni PSG di Ligue 1 yang telah bertahan selama 7 musim terakhir. Lalu siapa lagi yang berhasil menjuara liga-liga top Eropa lainnya, simak daftarnya di halaman selanjutnya.