Slot Online Bola Online Judi Bola Agen Tembak Ikan Online Slot Online Terbaik Asia Poker Ion Casino Agen Judi Online Agen Sbobet Bola Agen Judi Bola Sbobet Agen Sbobet Casino Agen joker123

Berikut Para Pemain yang Diprediksi Pensiun Setelah Piala Dunia 2022

Berikut Para Pemain yang Diprediksi Pensiun Setelah Piala Dunia 2022

Berikut Para Pemain yang Diprediksi Pensiun Setelah Piala Dunia 2022 – Piala Dunia FIFA 2022 adalah Piala Dunia FIFA ke-22 yang putaran finalnya berlangsung di Qatar. Ini adalah pertama kalinya Qatar menyelenggarakan turnamen ini. Turnamen sepak bola internasional empat tahunan yang diikuti oleh tim nasional sepak bola pria asosiasi anggota FIFA. Turnamen ini diselenggarakan di Kuwait pada Tahun 2022. Ini akan menjadi Piala Dunia pertama yang pernah diadakan di Timur Tengah dan yang pertama di negara mayoritas Muslim.

Piala Dunia 2022 ini juga akan menjadi Piala Dunia kedua yang diadakan sepenuhnya di Asia setelah Piala Dunia FIFA 2002 di Korea Selatan dan Jepang. Selain itu, turnamen ini akan menjadi yang terakhir yang melibatkan 32 tim, pada periode selanjutnya (yaitu pada Piala Dunia FIFA 2026 di Amerika Utara) Piala Dunia akan melibatkan 48 tim. Juara bertahan Piala Dunia adalah Prancis. Piala Dunia edisi 2022 akan dilaksanakan di Qatar pada bulan November hingga Desember tahun depan.

Turnamen tersebut memang selalu menyita perhatian besar karena hanya diikuti oleh negara-negara terbaik dari seluruh dunia. Di samping itu, banyak juga pemain bintang yang bakal unjuk gigi supaya mampu membawa negaranya menjadi juara. Sejauh ini Brasil masih menjadi negara dengan torehan trofi terbanyak, yakni 5 kali. Di posisi kedua ada Jerman dan Italia yang sama-sama mengoleksi 4 trofi. Piala Dunia 2022 mendatang tampaknya akan menjadi turnamen akbar terakhir untuk sejumlah pemain bintang. Salah satu penyebabnya tentu faktor usia.

1. Giorgio Chiellini (Italia)
5 Pemain Top yang Diprediksi Memainkan Piala Dunia Terakhir di 2022

Dalam sejarahnya, tim nasional Italia telah menghasilkan banyak sekali bek tengah berkualitas. Salah satu nama yang masih eksis hingga saat ini adalah bek Juventus, Giorgio Chiellini. Pemain berusia 37 tahun itu telah membentuk duet yang sangat solid bersama Leonardo Bonucci di lini pertahanan.

Bahkan, keduanya turut memainkan peran kunci ketika Gli Azzurri memenangi Piala Eropa 2020 lalu. Sementara itu, di level klub, torehan gelar Chiellini tentu tak perlu di ragukan lagi. Sudah banyak sekali trofi domestik yang di raih oleh mantan pemain Fiorentina itu. Di Piala Dunia 2022, sang bek akan berusia 38 tahun dan kemungkinan bakal pensiun dari tim nasional Italia setelah kompetisi berakhir.

2. Karim Benzema (Prancis)
5 Pemain Top yang Diprediksi Memainkan Piala Dunia Terakhir di 2022

Karim Benzema bisa di bilang sebagai salah satu penyerang terbaik di kompetisi Eropa saat ini. Ia bahkan tampil sangat impresif bersama Real Madrid di awal musim ini dengan terus mencetak gol. Mantan pemain Lyon ini sepertinya akan menjadi andalan tim nasional Prancis di ajang Piala Dunia 2022.

Hal itu bisa di lihat dari performanya yang impresif bersama Les Blues setelah absen selama enam tahun. Di Piala Eropa 2020 lalu, Benzema tampil hebat dengan membukukan 4 gol dari 4 laga. Tidak hanya itu, ia juga mampu tampil apik di ajang UEFA Nations League dan sukses membawa negaranya menjadi juara. Benzema akan berumur 35 tahun pada Desember 2022. Dengan demikian, sangat mungkin itu akan menjadi ajang terakhirnya bersama tim nasional Prancis.

3. Neymar (Brasil)
5 Pemain Top yang Diprediksi Memainkan Piala Dunia Terakhir di 2022

Neymar merupakan pemain termuda dalam daftar ini. Pemain milik Paris Saint-Germain itu saat ini baru berusia 29 tahun. Sebelumnya, pemain andalan tim nasional Brasil itu sempat berujar bahwa dirinya tidak menutup kemungkinan bakal pensiun dari kompetisi internasional setelah Piala Dunia 2022.

Oleh karena itu, Neymar berusaha semaksimal mungkin untuk bisa membawa negaranya menjadi juara di ajang tersebut. Sejauh ini sang pemain memang masih menjadi pemain kunci Brasil. Ia telah membukukan 70 gol untuk negaranya dan berpotensi bertambah pada turnamen Piala Dunia 2022.

4. Lionel Messi (Argentina)
5 Pemain Top yang Diprediksi Memainkan Piala Dunia Terakhir di 2022

Setelah bertahun-tahun membela tim nasional Argentina, Lionel Messi akhirnya bisa meraih trofi bersama negaranya tahun ini. Ia mampu membawa Argentina memenangi gelar Copa America 2021. Torehan itu semakin istimewa karena ia di nobatkan sebagai pemain terbaik di ajang tersebut.

Pemain berusia 34 tahun itu baru saja meninggalkan Barcelona dan bergabung bersama Paris Saint-Germain pada musim panas tahun ini. Pada edisi Piala Dunia 2026, La Pulga akan berusia 39 tahun. Itu artinya ia kemungkinan sudah pensiun dari tim nasional Argentina. Oleh karena itu, Piala Dunia 2022 bisa menjadi tahun terakhir Messi membela Argentina.

5. Cristiano Ronaldo (Portugal)
5 Pemain Top yang Diprediksi Memainkan Piala Dunia Terakhir di 2022

Pemain milik Manchester United itu saat ini telah berusia 36 tahun. Walau begitu, sang pemain masih menjadi andalan tim nasional Portugal di lini depan. Bahkan, produktivitas gol sang pemain di level internasional tidak menurun sama sekali. Buktinya, ia sejauh ini sudah membukukan 115 gol untuk negaranya.

Di Piala Eropa 2020 lalu, CR7 sukses meraih sepatu emas setelah menciptakan 5 gol dan 1 assist dari 4 pertandingan. Di Piala Dunia 2022, Ronaldo kemungkinan bakal memainkan turnamen terakhirnya bagi negaranya itu. Pasalnya, ia bakal berusia 41 tahun saat Piala Dunia 2026.

Ini juga akan menandai Piala Dunia pertama yang tidak akan di adakan pada bulan Mei, Juni, atau Juli; Piala Dunia kali ini akan di jadwalkan pada akhir November hingga pertengahan Desember. Piala Dunia kali ini akan dimainkan dalam jangka waktu yang sekitar 28 hari, dengan final diadakan pada 18 Desember 2022, yang juga merupakan Hari Nasional Qatar.

Terdapat tuduhan korupsi yang berkaitan dengan bagaimana Qatar memenangkan hak untuk menjadi tuan rumah acara tersebut. Penyelidikan internal FIFA telah melaporkan bahwa Qatar tidak bersalah, tetapi kepala penyelidik Michael J. Garcia sejak itu menggambarkan laporan FIFA pada penyelidikannya sebagai “tidak lengkap secara material dan salah”.

Pada 27 Mei 2015, jaksa federal Swiss membuka penyelidikan korupsi dan pencucian uang terkait dengan Piala Dunia 2018 dan 2022. Pada 6 Agustus 2018, mantan presiden FIFA Sepp Blatter mengklaim bahwa Qatar telah menggunakan “operasi hitam”, menunjukkan bahwa panitia pemilihan tuan rumah telah melakukan kecurangan untuk memenangkan hak tuan rumah.